Episode 48: Sentuhan Alam di Balik Stiker

 Daftar isi 41-60

https://kukuku-novelcinta.blogspot.com/2024/12/daftar-isi-41-60.html

Pagi itu, Nadia sibuk menyiapkan koleksi stiker nail art baru yang baru saja tiba di salon. Koleksi tersebut memuat berbagai desain bertema hutan, seperti daun tropis, siluet pohon, burung, dan bunga liar. Lina memutuskan untuk menambah koleksi ini di salon agar klien memiliki opsi praktis namun tetap elegan.

"Nadia, aku yakin banyak klien akan suka desain ini," kata Lina sambil mengagumi beberapa stiker berbentuk daun pakis. "Kamu bisa tunjukkan cara memasangnya hari ini."

"Setuju, Bu Lina," jawab Nadia sambil tersenyum. "Stiker ini bagus untuk klien yang ingin hasil cepat tapi tetap punya kesan personal."

Tak lama kemudian, seorang klien bernama Lita masuk ke salon. Lita adalah seorang mahasiswa pecinta alam yang sering mengikuti kegiatan pendakian gunung. “Kak Nadia, aku mau sesuatu yang simpel, tapi tetap terlihat ‘aku banget,’” katanya.

“Aku tahu yang cocok untukmu,” ujar Nadia, sambil menunjukkan beberapa pilihan stiker bertema daun tropis dan burung kecil. “Bagaimana kalau kita gunakan stiker ini, lalu tambahkan sedikit detail dengan cat gel untuk menyesuaikan dengan bentuk kuku kamu?”

Lita setuju, dan Nadia mulai bekerja. Ia membersihkan kuku Lita, mengaplikasikan base coat, lalu memilih stiker berbentuk daun monstera untuk kuku tengah dan siluet burung kecil untuk jari manis.

“Tips penting saat memakai stiker nail art,” kata Nadia sambil bekerja, “adalah memastikan kuku sudah kering tapi masih lengket sedikit setelah base coat. Jadi stikernya bisa menempel sempurna.”

Tari yang mendengar dari meja sebelah langsung mencatat. “Kak Nadia, kalau stikernya besar, gimana cara biar enggak mengerut di kuku?”

“Gunakan ujung push stick atau karet silikon untuk meratakannya. Kalau masih ada gelembung kecil, tekan pelan dengan jari sampai rata,” jawab Nadia sambil menunjukkan teknik itu pada kuku Lita.

Setelah stiker selesai dipasang, Nadia menambahkan sentuhan glitter hijau pada ujung kuku Lita untuk memberi kesan glamor namun tetap natural. “Terakhir, jangan lupa top coat untuk mengunci desainnya dan memberi hasil yang tahan lama,” katanya sambil mengaplikasikan lapisan akhir.

Lita memandangi hasil akhirnya dengan mata berbinar. “Ini cantik banget, Kak Nadia! Rasanya seperti membawa hutan ke mana-mana.”

“Senang kalau kamu suka,” kata Nadia. “Semoga desain ini bisa mengingatkanmu untuk terus menjaga alam, ya.”

Sementara itu, Lina mencatat bahwa stiker bertema hutan ini menjadi salah satu layanan favorit klien hari itu. “Kita harus stok lebih banyak,” katanya pada Maya.

Di sela-sela kesibukan salon, Raka mampir untuk menemui Nadia. “Ada perkembangan baru,” katanya sambil menyodorkan berkas dari polisi. “Mereka menemukan koneksi langsung antara pelaku dan seseorang yang pernah bekerja di dekat mentor lamamu, Melati. Besok kita akan bertemu polisi untuk mengonfirmasi detailnya.”

Nadia menghela napas panjang. Meski cemas, ia merasa lega ada perkembangan. “Baik, besok aku siap.”

Hari itu berakhir dengan sukses, dan Nadia sempat mengunggah hasil desain stiker Lita ke akun Kuku Ku. Captionnya berbunyi: “Kadang, kecantikan sederhana adalah yang paling menginspirasi. Dengan stiker nail art bertema hutan, keindahan alam kini bisa Anda bawa ke mana saja. Tips: jangan lupa top coat untuk hasil lebih tahan lama!”

---


Komentar